I  
This is an example of a HTML caption with a link.
Home | Hukum & Kriminal

Ibu Rumah Tangga Kendalikan Sindikat Pencuri Pakaian Antar Kota

Kamis, 08 Maret 2012 - 06:48:36 WIB
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Hukum & Kriminal - Dibaca: 1966 kali

Kediri,m8nTera=Sindikat pencuri pakaian di toko yang sudah beraksi di empat kabupaten, di wilayah Jawa Timur berhasil dibongkar petugas Unit Reskrim Polsek Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Dua orang pria dan satu ibu rumah tangga, sebagai pengendali kegiatan diamankan petugas. Sementara, tiga orang pelaku lainnya yang juga menjadi bagian dari komplotan saat ini dalam pengejaran.

Tiga pelaku yang tertangkap masing-masing, Yusi Francisca (40) berasal dari Desa Kebon Lor, Kecamatan Kali Wates, Kabupaten Jember, M. Heri (24) dari Desa Curah Cabe, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Jember dan Yudi (20) berasal dari Tangerang. Dari tangan ketiganya, petugas menyita sekitar 100 potong pakaian terdiri dari baju, celana pria dan wanita yang terbukus dalam tiga buah karung.

Kanit Reskrim Polsek Ngadiluwih Aiptu Sarwo Edi mengungkapkan, terbongkarnya sindikat pencuri pakaian di toko tersebut bermula dari terpergokinya salah satu pelaku, M. Heri saat beraksi di toko pakaian Bandung Style di Desa Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Pemilik toko Merlin (31) langsung meneriakinya maling.

Tanpa dikomando, masyarakat setempat langsung meringkus pelaku. Massa yang berjumlah lebih dari 50 orang menggebuki pelaku secara beramai-ramai. Untungnya, petugas Polsek Ngadiluwih yang sedang berpatroli melintas di lokasi. Petugas mengamankan pelaku dari amuk massa. Selanjutnya pelaku digiring ke mapolsek untuk dimintai keterangan.

“ Ketika kita interogasi, Heri mengaku, sudah beraksi di empat tempat. Diantaranya, Jember, Banyuwangi, Malang dan terakhir di Kediri. Tersangka mengaku, tidak beraksi seorang diri. Tetapi bersama lima orang temannya,” ungkap Aiptu Sarwo Edi, kepada, Rabu (7/3)

Berbekal keterangan M. Hari, polisi bergerak mencari keberadaan teman-teman pelaku lainnya. Akhirnya, dua orang pelaku yakni, Yusi dan Yudi berhasil diamankan di tempat persembunyiannya di sebuah rumah kontrakan di Kecamatan Udan Awu, Kabupaten Blitar. Tetapi, dalam penangkapan itu, tiga orang pelaku lainnya tidak didapati. Mereka sudah lebih dahulu kabur, sebelum petugas datang. Kini ketiganya dalam pengejaran.

Ketika dikonfirmasi, tersangka Yusi mengaku, belum lama menjalani profesinya itu. Setiap kali beraksi, dia mengaku, bisa memperoleh pakaian hingga Rp 3-4 juta. Barang hasil curian ia pasarkan melalui eceran ke pedagang kecil.

Sarwo Edi menambahkan, ketiga tersangka saat ini harus menjalani penahanan di sel tahanan Polsek Ngadiluwih. Mereka disangkakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukumannya lebih dari lima tahun penjara. (nDol)