I  
This is an example of a HTML caption with a link.
Home | Hukum & Kriminal

10 Orang Pencari Sumbangan, Diamankan Polisi

Jumat, 09 Maret 2012 - 06:43:29 WIB
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Hukum & Kriminal - Dibaca: 806 kali

Kediri,m8nTera=Karena dianggap meminta sumbangan dengan mengatasnamakan sebuah yayasan fiktif, 10 orang layaknya berpakaian santri asal Rembang Kabupaten Pasuruan diamankan petugas Polres Kediri Kota saat melakukan aktifitasnya di Pasar Bandar Lor Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, Kamis (8/3).
 
Kepala Unit Resort Mobil (Resmob) Polres Kediri Kota Aipda Catur Satriyoko mengatakan, pihaknya sering menjumpai modus pencari sumbangan ini, karena dianggap illegal, maka untuk sementara diamankan di Mapolres Kediri Kota. “Kita sering menjumpai semacam ini, setelah kami periksa, ternyata yayasan yang ada didokumennya fikitif, dan hasilnya digunakan untuk kepentingan pribadi,” ungkapnya.
 
Selain itu, dijelaskan Catur, pihaknya juga telah menghubungi Dinas Sosial Pasuruan, dan menyatakan, jika yayasan tersebut berdasarkan catatan telah selesai dalam membangun Taman Pendidikan Al-qur’an (TPQ). “Saya tadi sudah menghubungi dinsos Pasuruan dan menyatakan, jika yayasn yang dimaksudkan sudah selesai proses membangunnya,” ujarnya.
 
Selain itu, saat dilakukan pemeriksaan didalam mobil Carry N 1007 VF yang juga ikut diamankan, petugas juga mendapati ada sebuah senjata tajam berupa kapak. “Kalau untuk penyimmpanan senjata tajam, siap yag mengakui akan dikenakan undang-undang darurat,” jelasnya.
 
Untuk proses selanjutnya, dijelaskan Catur, 10 orang ini nantinya akan diserahkan unit reskrim untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, jika tidak ditemukan bukti kejahatan, maka mereka hanya diberikan surat pernyataan. “Nanti selanjutnya masih kita lakukan pemeriksaan dulu,” ujarnya

Terpisah, Abdurrohman salah satu peminta sumbangan mengaku, jika kapak tersebut digunakan untuk memperbaiki mobil. “Kapak itu untuk memperbaiki mobil pak, bukan untuk melukai orang atau melakukan ancaman,” ujarnya.
 
Ketika disinggung dugaan yayasan yang digunakan untuk meminta sumbangan merupakan yayasan fiktif, Abdurrahman membatahnya. “Silahkan cek sendiri kesana, itu benarbenar ada dan membutuhkan sumbangan,” ujarnya. (iF))