I  
This is an example of a HTML caption with a link.
Home | Hukum & Kriminal

TKW Hongkong Telanjang Coreng Nama Kediri

Rabu, 02 November 2016 - 05:22:00 WIB
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Hukum & Kriminal - Dibaca: 275 kali

Kediri,m9nTera=Trisna, Kepala Desa Mangunrejo, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri memastikan, Sri Utami, tenaga kerja wanita (TKW) di Hongkong yang mengunggah video telanjang pada jejaring sosial facebook adalah warganya. Sri Utami tercatat sebagai penduduk Desa Mangunrejo yang tingal Dusun Beduk.

Lalu siapa sebenarnya Sri Utami? "Dalam data pendudu Desa Mangunrejo, hanya ada satu nama Sri Utami. Lahir pada tahun 1984. Kalau melihat Foto-fotonya ini persis dengan Sri Utami yang tinggal di Dusun Beduk," kata Trisna, Kamis (27/10/2016).

Trisna melihat foto-foto yang ditunjukkan oleh para aktivis Keluarga Migran Indonesia (KAMI) Banyuwangi. KAMI memang tengah melacak tempat tinggal Sri Utami. Pasalnya, perempuan ini telah dilaporkan ke Polres Banyuwangi karena kasus pelecehan budaya Bumi Blambangan.

"Kami mendapatkan alamatnya dari para TKI yang ada di Hongkong juga dari para nitizen. Ada tiga alamat sebenarnya yang diinformasikan kepada kami. Pertama di Beduk, kemudian Mangunrejo dan Branggahan. Nama-nama desa ini ada di Kabupaten Kediri. Oleh sebab itu, kami langsung datang kemari," beber Ketua KAMI Banyuwangi Krisna Hadi.

Masih kata Krisna, Sri Utami seharusnya malu dengan mengupload video dan foto-foto telanjangnya. Selain itu, yang bersangkutan juga menulis dan berkomentar pada fotonya dengan kata-kata kotor. Para TKI yang bekerja di Luar Negeri kini ikut menerima dampak buruk dari perilakunya.

Sementara itu Kades Trisna mengatakan, Sri Utami merupakan anak dari salah seorang warga berinisial 'Jaduk'. Sudah lama dia menjadi TKW. Utami pergi meninggalkan rumah untuk mengadu nasib ke Luar Negeri sejak masih berusia remaja. Menurut kabar, Sri Utami pernah menikah dengan seseorang pria asal Kabupaten Madiun. Namun pernikahannya tersebut ditengarai gagal.

Akhir-akhir ini masyarakat Desa Mangunrejo dikagetkan dengan adanya kabar tindakan amoral Sri Utami. Para pemuda desa setempat mengetahui apabila yang bersangkutan mengunggah video telanjangnya ke dalam facebook. Video itu menjadi viral di dunia maya. Sampai akhirnya, aktivis KAMI Banyuwangi melapor ke kantor polisi.

"Sebenarnya video video ini dan juga foto foto ini sudah diketahui oleh para pemuda disini. Sudah bukan menjadi rahasia lagi. Tetapi orang tua seperti kami belum tahu. Kalau mengenai kasusnya, karena itu dilakukan pribadi, tentu tanggung jawab diri sendiri," seru Kepala Dusun Beduk Maksun.

Dia mengaku, kecewa dengan tindakan Sri Utami. Perbuatan tersebut menurutnya telah mencoreng nama Desa Mangunrejo dan Kabupaten Kediri. Pihaknya berharap, Sri Utami segera menyadari keselahannya dan menghentikan tindakan-tindakan konyol yang bertentangan dengan hukum. 

Pernyataan sama disampaikan Kades Trisna. Dia menghimbau agar Sri Utami segera menghentikan tindakannya. "Kami berahrap persoalan ini dalam diselesaikan secara arif dan bijaksana. Untuk Sri Utami, kami minta supaya segera menyadari kesalahannya," pungkasnya. (nDol).




Komentar : 0

Isi Komentar :

Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)