I  
This is an example of a HTML caption with a link.
Home | Pemerintahan

Masih layak Pakai, PU kota Kediringotot bangunjembatan

Minggu, 17 September 2017 - 17:13:59 WIB
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Pemerintahan - Dibaca: 73 kali

Kediri,m9nTera=Dua Petugas Dinas Pekerjaan Umum (DPU) kota Kediri baru lakukan kajian teknis usai pekerjaan dihentikan oleh Jasa Tirta karena merusak parapet milik balai besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas yang ada di jl.Inspeksi Brantas, kelurahan Mojoroto, Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. 

Dalam keterangannya petugas mengatakan jika kajian teknis baru dilaksanakan. “Ini berguna untuk melihat volume air bilamana membludak hingga keluar dari bibir sungai,” ungkap petugas saat ditemui di lokasi proyek jl.inspeksi Brantas Jumat (15/09). 

Petugas tersebut juga ngotot jika pihak DPU sudah melakukan kordinasi dengan pihak Jasa Tirta. Namun, saat dikonfirmasi kenapa bila sudah kordinasi, Jasa Tirta malah menghentikan pekerjaan, petugas tak bisa berikan penjelasan. Alasanya, ia harus kordinasi dengan pimpinannya. 

Selain itu alasan apa yang membuat dibangun kembali proyek aliran sungai Brantas bilamana sebelahnya sudah ada dan sudah dibangun oleh jasa Tirta pada tahun 1982 lalu. Petugas beralasan pembangunan aliran sungai Brantas ini untuk menampung aliran dari wilayah kecamatan Mojoroto yang dari barat.

"Agar bila hujan, air yang ada di wilayah barat langsung mengalir ke sungai Brantas, " kata petugas yang bernama Sukamto. 

Terpisah beberapa warga banyak yang mengatakan jika bangunan milik jasa Tirta yang ada di sebelah Utara bangunan DPU masih layak dan juga masih bisa menampung luapan air dari wilayah barat. "Jembatanya masih bagus, milik jasa Tirta dan nggak pernah banjir bila turun hujan lebat," kata warga yang ada di sekitar lokasi. 

Warga juga berencana membuat jalan alternatif agar bisa dilewati. "Saya bersama warga lainya akan membuat jalan alternatif biar bisa dilewati," ungkap Yoga, pemilik warung di sekitar lokasi...krtika