I  
This is an example of a HTML caption with a link.
Home | Hukum & Kriminal

Pemkot Kediri Belum Terima Surat Resmi Penahanan Salah Satu PNS-nya

Senin, 02 April 2012 - 17:23:04 WIB
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Hukum & Kriminal - Dibaca: 1583 kali

Kediri,m8nTera=Meski Polres Kediri Kota telah menetapkan Sri Winarsih salah satu pegawai negeri sipil (PNS) dilingkungan Dinas Pertanian Kota Kediri sebagai tersangka dan dilakukan penahanan terkait dugaan terlibat percaloan CPNS. Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri mengaku belum menerima laporan resmi atau surat penahanan tersebut.

 
“Terus terang sampai saat ini saya belum menerima surat resmi apa pun tentang penahanan salah satu PNS kami,” kata  Sekretaris Kota Kediri Agus Wahyudi, Senin (2/4).
 
Masih kata Agus, pihaknya akan mengambil langkah jika nanti memang telah vonis di Pengadilan, maka Pemkot Kediri baru akan melakukan tindakan lebih lanjut. Untuk saat ini, pihaknya masih menunggu proses hukum dari Polres Kediri Kota. “Kami normative saja, apa pun sanksi nanti Inspektorat dan BKD (Badan kepegawaian daerah (BKD) yang menentukan,” ujarnya.
 
Dengan kembali adanya salah satu PNS yang terjerat masalah hokum, dalam hal ini dikatakan Agus, akan meningkatkan kedisiplinan PNS. “Salah satunya dengan menerapkan program birokrasi bersih dan melayani, apalagi saat peluncuran dulu, juga disaksikan Wamenpan RI,” ujarnya.
 
Terpsah, Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Surono mengatakan, pihaknya telah melakukan penahanan terhadap Sri Winarsih. “Prosesnya tetap lanjut, dan tersangka juga sudah kita lakukan penahanan,” ujarnya.
 
Penahanan terhadap Sri bermula atas laporan dari Pamuji, seorang PNS Pemerintah Kabupaten Kediri warga Kelurahan Sukorame Kota Kediri tahun 2009 lalu. Saat itu Pamuji berniat memasukkan anaknya sebagai PNS dilingkungan Kota Kediri. Lalu, Pamuji memberi uang senilai  Rp 82.500.000 Sri, sebagai syarat pelolosan CPNS. Dari uang itu, Sri menyetorkan uang itu pada tersangka lain. Yakni, Hasmin dan Hairunas, seorang PNS Mojokerto, senilai Rp 80 juta. Sedangkan Sri, hanya menerima Rp 2.500.000. Karena anak Pamuji tidak kunjung masuk CPNS, maka Pamuji melapor ke Polres Kediri Kota. Sabtu (31/3) kemarin, Sri winarsih resmi menjadi tahanan Polres Kediri Kota. (iF)