I  
This is an example of a HTML caption with a link.
Home | Ekonomi

Meski NPL Tinggi, PD BPR Bantah Nyaris Bangkrut

Kamis, 12 April 2012 - 18:38:54 WIB
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Ekonomi - Dibaca: 1077 kali

Kediri,m8nTera=Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (PD BPR) Kota Kediri membantah jika tingginya kredit macet atau noun performing loun (NPL) akan mengalami kebangkrutan. Direktur Utama PD BPR Kota kediri Yatik Surti Nurhayati mengatakan, meski NPL PD BPR sebesar 17, 28 persen, namun secara operasional dari hasil usaha kredit yang disalurkan masih mempunyai laba sebesar Rp 512 juta.

 
“Laba tersebut secara akumulatif terkurangi oleh beberapa pos biaya yang belum dibukukan pada periode yang lalu. Seperti pembiayaan pajak pph dan denda pajak tahun 2009 sebesar 444 juta rupiah. Sementara pengurus lama belum pernah membayarkan pajak-pajak tersebut,” ujar Yatik ketika ditemui dikantornya, Selasa (10/4).
 
Yatik menambahkan, hingga sampai saat ini operasional PD BPR Kota Kediri masih berjalan wajar dan dalam pengawasan normal oleh Bank Indonesia dan dalam penjaminan lembaga penjamin simpanan (LPS).
 
Selain itu Yatik juga mengatakan, untuk tahun 2012 ini, pihaknya mentargetkan bias menyehatkan NPL, dengan target sebesar 5 persen hingga akhr tahun 2012. “Kami terus berupaya semaksimal mungkin, dan target kami tahun 2012 ini NPL bias mencapai 5 persen,” ujarnya.
 
Besarnya NPL, diakui Yatik, karena banyaknya nasabah dari PNS maupun anggota DPRD yang nunggak. “Namanya bank milik pemerintah, pasti permasalahannya sangat komplek, dan kami tidak bias melakukan penyitaan agunan, karena yang digunakan agunan hanya berupa SK PNS,” jelasnya.
 
Sebenarnya, untuk PNS, pihaknya telah berupaya memotong gaji langsung melalui Bank Jatim, namun ternyata yang bersangkutan juga mempunyai tanggungan kredit di Bank Jatim. “Akhirnya dari kesekian banyak kredit macet dari PNS, yang bersangkutan sudah tidak mempunyai angsuran lagi, karena setaip gajian, habis kepotong kredit di Bank Jatim,” ujarnya.
 
Sebelumnya, Walikota Kediri Samsul Ashar juga menyebut ada belasan anggota DPRD Kota Kediri yang mempengaruhi besarnya kredit macet di PD BPR Kota Kediri. “Ya disini ini (menunjuk di gedung DPRD kota Kediri) yang membuat NPL tinggi,” ujarnya ditemui di gedung DPRD Kota Kediri, Senin (9/4). (iF)




Komentar : 0

Isi Komentar :

Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)