I  
This is an example of a HTML caption with a link.
Home | Hukum & Kriminal

* Ditangkap Saat "Anunya" Diemut Mesum dengan Janda, Marinir Gadungan Digrebek

Kamis, 12 April 2012 - 18:42:59 WIB
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Hukum & Kriminal - Dibaca: 7566 kali

Kediri,m8nTera=Seorang pria yang berdandan layaknya anggota TNI-AL dari kesatuan marinir digrebek petugas Buru Sergap (Buser) Polres Kediri Kota bersama seorang janda di sebuah kamar salah satu hotel di Kota Kediri. Ketika dipergoki "anu" nya si marinir gadungan ini tengah diemut oleh pasangannya.

Dialah Budiono (31) warga Desa Besuki, Sambit Ponorogo, kini tengah menjalani pemeriksaan di Polres Kediri Kota. Sepintas memang mirip dengan pasukan marinir. Potongan rambutnya cepak, berkaos dan celana doreng dengan tulisan marinir. Tak lupa sepatu pantopel hitam besar dan tas rangsel gendong dikenakan

Selain itu juga mengenakan asesoris kalung panjang dengan leontin berupa plat berwarna silver bertuliskan marinir. Pria lulusan STM (Sekolah Tehnik Mesin) yang kini menjadi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) jurusan mesin di Surabaya ini mengakui semua perbuatannya

" Saya hanya ingin mencari sensai semata. Tujuan kedua demi menikahi si-adiknya itu (Aris Setiani, pasangannya). Saya memang salah pak," aku Budiono saat dimintai keterangan, Selasa (10/04/2012) siang

Budiono bersama Aris setiani (27) warga Desa Mondo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri diamankan petugas dari kamar salah satu hotel di Kota Kediri sekitar pukul 14.00 WIB. Sebelumnya, petugas buru sergar menerima informasi jika Budiono, berdandan marinir masuk hotel secara mencurigakan.

" Kita grebek pada saat di dalam kamar. Masih dalam keadaan telanjang bagian bawah. Sementara bagian atasnya masih mengenakan kaos doreng. Kemudian kita periksa, ternyata tidak memiliki kartu anggota. Celakanya lagi dia adalah tentara palsu," ujar KBO Reskrim Polres Kediri Ipda Pinoari

Polisi menemukan 11 buah HP, dan sebuah laptop merk HP di dalam tasnya. Selain itu beberapa potong pakaian. Barang-barang tersebut langsung disita. Polisi mencurigai dia adalah penipu yang sengaja berpura-pura sebagai tentara demi melancarkan aksinya

Ketika dikonfirmasi, Budiono mengaku, mengenal Aris sejak enam bulan lalu. Awal perkenalan mereka ketika bertemu di Pasar Bandar Kota Kediri. Budiono yang sebenarnya bekerja sebagai tukang servis HP mengaku sebagai anggota kesatuan marinir

Perkenalan itu berlanjut. Budiono datang ke rumah Aris. Kepada orang tua Aris, dia mengaku bernama Joko dengan pangkat sersan mayor. Budiono menyatakan ketertarikannya pada Aris dan berniat menikahi

Empat bulan berlalu. Budiono yang sehari-hari kos di Surabaya datang menemui Aris. Dia mengenakan pakaian layaknya anggota marinir. Kaos dorengnya didapat dari pemberian kakaknya. Sementara sepatu dan tas rangselnya dari membeli di Pasar Wonokromo seharga Rp 25 ribu

Tentu saja. Aris dan orang tuanya percaya. Kemudian mereka semakin dekat. Sampai akhirnya Budiono mengajak Aris berhubungan badan. Menurut pengakuannya, dia sudah menyetubuhi Aris sebanyak 10 kali di hotel

" Saya sering ditelpon, katanya, pa, aku kangen, cepat datang. Setiap datang, saya selalu memberikan uang kepadanya. Sudah enam bulan ini saya menafkahinya, antara Rp 300-400 ribu per bulan untuk anaknya," terang Budiono

Ipda Pinoari mengatakan, sementara Budiono dijerat dengan pasal 228 KUHP tentang penggunaan tanda jabatan suatu kesatuan. Dia hanya akan diwajibkan absen karena ancaman hukuman pasal itu hanya 2 tahun penjara

" Tetapi tergantung hasil penyidikan. Kita cari tahu 11 HP nya dan sebuah laptopnya. Kalau dalam pemeriksaan ditemukan adanya tindak penipuan, ya kita proses lagi. Sampai saat ini belum ada pihak yang dirugikan," katanya. (nDol)