I  
This is an example of a HTML caption with a link.
Home | Pemerintahan

Proyek Pembangunan Kampus UB Terancam Gagal

Rabu, 18 April 2012 - 18:51:01 WIB
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Pemerintahan - Dibaca: 1029 kali

Kediri,m8nTeraProyek pembangunan kampus universitas Brawijaya (UB) cabang Kediri terancam gagal. Hal itu menyusul belum juga turun rekomendasi dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) tentang diperbolehkannya pembangunan kampus UB di Kota Kediri.

 
Wali Kota Kediri Samsul Ashar menyebut, jika lambannya rekom tersebut, karena adanya salah satu masyarakat Kota Kediri yang dekat dengan Dirjen Dikti mengaku jika masyarakat Kota Kediri tidak setuju pembangunan kampus UB. “Ada salah seorang dari Kota Kediri yang mengatasnamakan Kota Kediri yang membisiki Dirjen Dikti jika masyarakat di Kota Kediri tidak setuju dengan pendirian kampus UB, makanya sampai sekarang belum juga turun rekomendasinya,” ujar Wali Kota saat ditemui usai ispeksi mendadak (sidak) pelaksanaan ujian nasional (Unas) di SMA Negeri 3 Kediri, Selasa (17/4).
 
Namun demikian, pihaknya tetap tidak akan menyerah meskipun rekomendasi belum turun, salah satunya dengan menerjunkan tim untuk melakukan taksiran harga lahan eks Kelurahan Mrican Kecamatan Mojoroto, sesuai dengan rekomendasi DPRD jika lokasi kampus UB di wilayah Mrican. “Kita tunggu saja, kapan rekomnya turun,” ujarnya.
 
Pihaknya juga mengaku, jika sampai sejauh ini perkuliahan UB Kota Kediri masih terus berjalan menempati ruaangan yag ada di kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Kediri Jalan Hialaya. “Perkuliahan terus berjalan, tidak ada masalah,” ujarnya.
 
Saat disinggung, dengan adanya salah satu orang yang menghambat proses pembangunan kampus UB di Kota Kediri ini akan berdampak kegagalan nantinya. Samsul Ashar belum bisa memastikannya. “Kalau gagal, biar masyarakat sendiri yang menilai, siapa yang menyebabkan kegagalan,” ujarnya.
 
Bahkan, Pemkot Kediri juga telah memperpanjang MoU dengan UB, karena masa berlaku MoU yag lama telah berakhir dan sejauh ini belum ada perkembangan. “MoU sudah kita perpanjang, sampai nanti benar-benar terealisasi pembangunan kampus,” ujarnya.
 
Ketika disinggung target pembangunan UB di Kota Kediri, lagi-lagi orag nomor satu di Kota Kediri ini enggan menyebutkannya. “Untuk saat ini kami belum bisa memberi target kapan terealisasi, mudah-mudahan secepatnya,” ujarnya ketika ditanya target selesai tahun ini atau tahun depan.
 
Untuk diketahui, pembangunan kampus UB di Kota Kediri sempat menjadi perselisihan antara Pemkot dan DPRD Kota Kediri. Bahkan, beberapa waktu lalu ada sekelompok masyarakat sempat menggelar aksi unjuk rasa mendesak DPRD agar segera menyetujui pendirian kampus UB di Kota Kediri. (iF)




Komentar : 0

Isi Komentar :

Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)