I  
This is an example of a HTML caption with a link.
Home | Hukum & Kriminal

Oknum Guru Gelapkan Uang Sumbangan Masjid Rp 100 Ribu

Jumat, 25 Mei 2012 - 21:23:51 WIB
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Hukum & Kriminal - Dibaca: 1768 kali

Kediri,m8nTera=Seorang oknum guru di Kediri harus berurusan dengan pihak yang berwajib, hanya karena masalah sepele. Dia dipolisikan atau dilaporkan ke kantor polisi karena dugaan penggelapan uang sumbangan masjid. Tragisnya, uang tersebut hanya senilai Rp 100 ribu.

Oknum guru itu bernama Abdul Rosad (35), warga Dusun Kranggan, Desa Nambaan, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri. Dia dilaporkan oleh Choirul Abidin (33) warga Jalan Padang Padi, Kelurahan Kaliombo, Kecamatan Kota Kediri. 

Menurut keterangan Kasubbag Humas Polres Kediri, AKP Surono, pihaknya sudah menerima laporan korban. Polisi akan segera memanggil terlapor untuk dimintai keterangan. Apabila terbukti melakukan penggelapan, terlapor bisa jerat dengan pasal 378 KUHP tentang penggelapan. Dimana ancaman hukumannya lebih dari empat tahun penjara.

Dijelaskan Surono, awalnya, terlapor datang ke rumah korban. Terlapor bertujuan meminta sumbangan pembangunan Masjid Al-Falah yang ada di Kelurahan Tinalan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Lantas, korban memberi uang Rp 100 ribu. Setelah itu, terlapor pamit.

Tetapi kemudian, korban mencari tahu kepada pengurus masjid. Ternyata, uang sumbangan darinya tidak disetor terlapor kepada pengurus. Korban mensinyalir uang itu dipergunakan secara pribadi. Akhirnya, dia melaporkan kejadian itu ke Mapolres Kediri. 

Saat melapor, korban membawa selembar kwitansi penyerahan uang kepada terlapor senilai Rp 100 ribu, serta dua buku proposal pembangunan atas nama Masjid Al-Falah.  Barang-barang tersebut disita petugas sebagai barang bukti. " Kita akan segera memanggil terlapor untuk dimintai keterangan. Jika terbukti melakukan penggelapan, akan kita proses sesuai hukum yang berlaku," pungkasnya, Jumat (25/05/2012). (nDol)