I  
This is an example of a HTML caption with a link.
Home | Masyarakat

Lagi, Benda Cagar Budaya Ditemukan di Situs Semen-Kediri

Jumat, 01 Juni 2012 - 18:38:45 WIB
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Masyarakat - Dibaca: 1347 kali

Kediri,m8nTera=Sebuah benda yang dipastikan cagar budaya ditemukan di sekitar Situs Semen, di Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri. Kali ini, benda tersebut berbentuk seperti, lumpang atau alat tumbuk ramuan jamu yang terbuat dari batu berwarna hitam.

Esna Erji (45) adalah orang yang pertama kali menemukannya. Pria asal Desa Menang, Kecamatan Pagu itu mengaku, menemukan lumpang tersebut ketika menyusuri sungai di sekitar Situs Semen. Tiba-tiba matanya terbelalak ketika melihat ada sebuah batu berwarna hitam berbentuk kubus. 

" Saat itu masih terpendam, sedikit bagian atasnya kelihatan. Kemudian saya bongkar. Ternyata, bentuk batu itu seperti lumpang kecil. Saya ambil dan saya serahkan kepada Mbah Yudi, juru kunci situs supaya dibersihkan," ujar Esna Erji, Jumat (01/06/2012)

Lumpang yang ditemukan Esna hanya berukuran 10X10 sentimeter. Sementara tinggunya sekitar 20 sentimeter. Pada bagian atas atau permukaan lebih besar dibandingkan bagian bawah. Lalu, bagian tengah permukaan juga terdapat sebuah lubang seperti cekungan dengan diameter kira-kira 5 sentimeter dan di pinggir-pinggirnya, tepatnya di setiap sudut ada lubang kecil-kecil. Berat dari lumpang temuan Esna sekitar 2 kilogram.

" Kata orang-orang, lumpang ini untuk menumbuk ramuan jamu atau untuk wadah lulur. Banyak yang percaya, benda ini masih memiliki kekuatan magis. Diantaranya, dipercaya, barang siapa yang memepergunakannya untuk sarana meracik ramuan jamu, maka jamunya dapat menyembuhkan segala macam penyakit. Oleh sebab itu, benda ini untuk sementara, kita sembunyikan, supaya tidak diambil orang," terang Esna yang juga menantu dari juru kunci Sendang Menang, tidak jauh dari tempat pamuksan Prabu Jayabaya, Raja Kediri

Esna memang sering mengumpulkan benda-benda cagar budaya di sekitar Situs Semen. Ia biasa menyusuri sungai di sekitar situs dan menemukan benda-benda peninggalan zaman kerajaan. Mulai dari, serpihan arca, maupun alat-alat rumah tangga seperti gerabah. Tetapi, kebanyakan benda-benda yang ditemukannya sudah tidak dalam keadaan utuh. Dia tidak pernah memendam niat sedikit pun untuk memiliki benda-benda itu. Semua yang ia dapatkan, ia kumpulkan menjadi satu.

Masih kata Esna, lumpang temuannya memang belum dilaporkan ke Dinas Pariwisata Kabupaten Kediri. Tetapi, secepatnya akan dilaporkan supaya, nantinya bisa ditempatkan pada suatu tempat khusus, jauh dari jangkauan pihak-pihak yang jail. " Setelah ini, akan kita laporkan ke dinas. Lumpang ini, akan menambah koleksi di sini," imbuhnya.

Situs Semen sendiri yang berada di Dusun Jaten, Desa Semen, Kecamatan Pagu. Disana sudah ada beberapa beberapa arca. Diantaranya, dua patung berbentuk macan dan satu patung dewa shiwa, serta pecahan-pecahan batu bata serta pecahan kendi maupun kaca beling peninggalan china. Benda-benda tersebut dipercaya peninggalan zaman Kerajaan Majapahit. Sementara lokasinya dipercaya sebuah patirthan atau tempat mandi putri raya. 

Situs Semen pernah diteliti oleh BP3 Trowulan, Mojokerto. Lokasi peninggalan benda-benda cagar budaya tersebut diperkirakan mencapai 1 hektar. Ini dapat dilihat dari tatanan batu bata berukuran besar yang diperkirakan pondasi panjang. Tetapi, sampai saat ini, belum ada upaya penggalian terhadap situs tersebut. (nDol)




Komentar : 0

Isi Komentar :

Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)