I  
This is an example of a HTML caption with a link.
Home | Hukum & Kriminal

Taruh Pohon Pisang di Tepi Jalan Crot..!! Kepala Kakek Renta Dikepruk Batu Bata

Kamis, 21 Juni 2012 - 19:49:09 WIB
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Hukum & Kriminal - Dibaca: 2060 kali

Nganjuk,m8nTera=Seorang bapak dan anaknya tega menganiaya seorang kakek yang sudah tua renta, hingga babak belur. Gara-garanya hanya sepele yaitu, menaruh sebatang pohon singkong di tepi jalan.

Akibat kejadian itu Wagimin (75) mengalami luka berat pada bagian kepala, akibat dipukul batu bata. Kini, dia tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kertosono, Kabupaten Nganjuk. 

Sementara, bapak dan anak bengis itu harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di kantor polisi. Karni (57) dan Prasetyo (21) warga Desa Ngasem, Kecamatan Jatikalen, Kabupaten Nganjuk sedang mendekam di sel tahanan Mapolsek Jatikalen.

Wakapolsek Jatikalen, Briptu Kus Suhadi, kasus tersebut murni pengeroyokan tanpa ada rencana sebelumnya, atau sebelumnya tidak ada dendam diantara korban dan pelaku. 

"Gara-gara batang pohon singkong yang menutupi jalan menjadi pemicu kemarahan pelaku hingga berujung penganiayaan," ujar Kus Suhadi, Kamis (21/06/2012)

Masih kata Kus Suhadi, awalnya, pada Minggu (17/06/2012) pagi lalu, ketika wagimin sedang mencabut pohon singkong miliknya di pekarang rumahnya sendiri

Wagimin meletakkan batang batang pohon singkong itu di pinggir jalan depan rumahnya sebelum dibuang ke tempat sampah. Saat itu datang pelaku Karni melewati jalan tersebut

Diduga karena jalannya terhalang batang pohon singkong, pelaku langsung marah dan memaki korban. Namun malam harinya, pelaku kembali mendatangi korban dengan mengajak anaknya Rudi Prasetyo

Tanpa banyak bicara, Rudi langsung memukulkan batu bata ke kepala korban. Crot..!! batu bata merah itu mengenai kepala bagian belakang korban. Kontan saja, korban yang sudah renta langsung jatuh tersungkur ke tanah. Usai melakukan penganiayan itu, kedua pelaku bukannya menolong, tetapi langsung pulang.

Sementara keluarga korban mendapati kakek renta itu sudah terluka parah. Mereka membawa korban ke rumah sakit. Karena tidak terima dengan perlakukan kedua pelaku langsung melaporkan kasus pengeroyokan oleh tetangganya sendiri itu ke Polsek Jatikalen

Setelah menerima laporan tersebut, polisi langsung saja dengan mudah menangkap kedua pelaku di rumahnya

Akibat perbuatannya, kini bapak dan anak harus mendekam di balik tahanan Polsek Jatikalen. Keduanya di jerat dengan pasal 170 KUHP tentang melakukan tindakan kekerasan dengan bersama sama, ancaman hukuman 7 tahun penjara. (nDol)