I  
This is an example of a HTML caption with a link.
Home | Hukum & Kriminal

Polres Kediri Kota Bongkar Sindikat Pembobol Taspen se-Jatim & Jateng

Senin, 16 Juli 2012 - 16:07:08 WIB
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Hukum & Kriminal - Dibaca: 2187 kali

Kediri,m8nTera=Polres Kediri Kota berhasil membongkar sindikat pembobol PT. Taspen (persero), sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia yang bergerak di bidang asuransi tabungan hari tua dan dana pensiun PNS di berbagai daerah di Jawa Timur mulai dari, Karesidenan Kediri, Kota Surabaya, Kabupaten Jember dan Semarang, Jawa Tengah. Pelaku berjumlah sembilan orang, mayoritas berasal dari Kabupaten Jember.

" Pertama kita lakukan penangkapan terhadap dua orang pelaku. Kemudian anggota kita mengembangkan dan menangkapan tujuh orang lainnya berdomisili di Banyuwangi," ujar Kapolres Kediri Kota, AKBP Ratno Kuncoro dalam jumpa pers di Mapolres Kediri Kota, Rabu (11/07/2012)

Modus operandi pelaku, terang kapolres, para pelaku berbagi tugas mulai dari mencari data kepegawaian di kantor-kantor dinas, dan sekolah. Setelah mendapatkan data, kemudian membuat surat kehilangan dengan cara memalsu Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan dilaporkan ke kantor kepolisian

" Mereka juga memalsukan berbagai macam surat keterangan terbit dinas. Stempel kepala daerah, umumnya di Jawa Timur. Memalsukan stempel tanda jabatan misalnya nama diligalisir. Yaitu, modusnya mempelajari stempel yang pernah dibuat instansi. Kemudian pergunakan untuk menarik uang pensiun pegawai di PT. Taspen," jelasnya. 

Di Kota Kediri, imbuh kapolres, pelaku sudah enam kali melakukan penarikan uang dari Taspen. Sekali mengambil mencapai puluhan juta. Polisi belum memastikan jumlah kerugian Negara akibat kejadian ini. Pihaknya masih terus melakukan pengembangan dengan berkoordinasi dengan Polres jajaran dan PT. Taspen. (nDol)

Inilah nama kesembilan sindikat pembobol PT. Taspen (persero) tersebut.

1. Sentot Subandrio (51) warga Dusun Kopenlaban RT 02/ RW 02 Desa Macan Putih, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi
2. Abdul Kholik Bin Hajar (44) warga Dusun Kopenlaban RT 02/ RW 02 Desa Macan Putih, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi
3. Faris Handayonto (40) asal Dusun Kebonsari RT 05/RW 01 Desa Benculuk Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi.
4. Hasan Sudiro, oknum wartawan tabloit, warga Dusun Krajan RT 02/RW 01 Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi. 
5. Supinarto (54) warga Dusun Tamanrejo, RT 01/ RW 01 Kecamatan Wringinrejo, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi
6. Imam Makmur (48) Dusun Maron RT 05/RW 01, Desa Genteng, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi
7. Nurhadi (46) Dusun Maron, RT 05/RW 01, Desa Genteng, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi
8. Sukardi (48) Dusun Krajan Barat, RT 04/RW 04, Desa Mlokorejo, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember
9. Muhammad Lutfil Abror (31) warga Dusun Krajan, RT 02/ RW 01 Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwang