I  
This is an example of a HTML caption with a link.
Home | Masyarakat

3 Siswi & Seorang Mahasiswi Terjari Razia

Jumat, 27 Juli 2012 - 16:36:21 WIB
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Masyarakat - Dibaca: 3850 kali

Kediri,m8nTera=Tiga orang siswi tingkat SMP dan SMA serta seorang mahasiswi terjaring razia yang digelar petugas gabungan dari, Satpol PP, TNI dan Polres Kediri Kota, Rabu (25/07/2012) malam. Mereka kedapatan bersama beberapa orang teman prianya berada di sebuah warung kopi remang-remang, areal pemakaman China, lereng Gunung Klotok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri hingga larut malam.

Masing-masing, DM (15), EA (19) keduanya warga Desa Paron, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri serta KK (14) warga Desa Magersari, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Ketiganya tidak mampu menunjukkan kartu identitas, sehingga digiring ke Kantor Satpol PP Kota Kediri.

Seorang lagi adalah mahasiswi dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Kediri. Ia juga tengah nongkrong bersama dua orang pria, diatas batu nisan. Tetapi, gadis bernama Riris Durma Silalahi tersebut dapat menunjukkan kartu identitas. Sehingga, hanya diberikan pembinaan, kemudian dilepaskan kembali.

Djati Utomo, selaku Kasi Trantib Satpol PP Kota Kediri mengatakan, razia digelar untuk menegakkan Peraturan Walikota (Perwali) Kota Kediri No. 28 tahun 2012 tentang hiburan malam menyambut bulan ramadhan. Selain itu sebagai tugas rutin petugas dalam menciptakan situasi aman di Kota Kediri

" Ada tiga cewek atau pelajar berada di warung remang-remang bong china, padahal sudah jam malam. Mereka tengah ngopi di warung. Karena tidak bisa menunjukkan kartu identitas, maka ketiganya kita bawa ke Mako Satpol PP untuk didata dan dilakukan pembinaan," ujar Djati Utomo.

Ketika ditanya, Dm, salah satu siswi yang terjari razia mengaku, hanya sekedar ngopi bersama teman-temannya. Katanya, warung kopi pada jam itu sudah banyak yang tutup, sehingga dia terpaksa menikmati kopi dia areal pemakanan China.

Sasaran razia tersebut antara lain, lokalisasi, tempat hiburan malam dan warung remang-remang dan hotel. Petugas mengawali razia dari Eks Lokalisasi Semampir di Kelurahan Semampir, Kota Kediri. Meski sudah menyisir seluruh wisma, tetapi petugas tidak mendapati seorangpun Pekerja Seks Komersial (PSK). 

Kemudian razia dilanjutkan ke Hotel Mitra di Jalan Mayor Bismo Kota Kediri. Lagi-lagi, petugas tidak menemukan pengunjung hotel yang mencurigakan atau pasangan di luar nikah bermalam disana. 

Razia selanjutnya dilanjutkan ke Hotel Pardikan Asri. Di hotel yang berada di Jalan KH. Ahmad Dahlan Kota Kediri itu, petugas sempat sempat dibuat jengkel oleh seorang pengunjung yang tidak mau membuka pintu kamarnya. Bahkan, petugas sempat berusaha membuka dengan kunci duplikat, tetapi tidak berhasil. Akhirnya ditinggalkan.

Masih di Hotel Pardikan Asri itu, petugas mendapati seorang mahasiswi PTS di Kediri tengah menginap. Tetapi, gadis itu seorang diri dan bisa menunjukkan kartu identitasnya. Oleh karena itu, petugas melepaskan kembali.

Usai memeriksa dua hotel, kemudian petugas menuju kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) Jayabaya Kediri di Kelurahan Banjar Mlati, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Petugas menemukan sebuah botol bekas dan teko plastik yang berisi minuman keras. Pemilik warung pun langsung ditegur dan dilakukan pemeriksaan. Tetapi, kemudian dilepaskan kembali. 

Rangkaian razia ini berakhir di pemakaman China areal Gunung Klotok. Setelah berhasil menjaring tiga orang siswi, akhirnya petugas kembali ke Mako Satpol PP. Ketiga tangkapan kemudian dilakukan pendataan dan diminta membuat surat penyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Petugas juga melayangkan surat panggilan kepada orang tiganya guna diberikan penyuluhan. (nDol)




Komentar : 0

Isi Komentar :

Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)