I  
This is an example of a HTML caption with a link.
Home | Hukum & Kriminal

Belasan Warga Geruduk Kantor Kejaksaan

Jumat, 14 September 2012 - 14:04:52 WIB
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Hukum & Kriminal - Dibaca: 1587 kali

Kediri,m8nTera=Belasan warga Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri akan menggeruduk kantor Kejaksaan Negeri setempat, pagi ini. Mereka datang untuk mempertanyakan tentang kasasi kasus pungutan liar (pungli) program ajudikasi atau sertifikasi massal tahun 2007 silam. 

" Kami mendapat informasi dari Mahkamah Agung (MA) di Jakarta bahwa mantan Kepala Desa dan Sekretaris Desa Gedangsewu harus dihukum 1 tahun. Oleh karena itu, kami akan datang ke kejaksaan untuk mempertanyakan itu," ujar Kholis, koordinator warga,  Kamis (13/09/2012)

Bekas Kades Gedangsewu Gatot Supriyadi dan bekas Sekdes Nurhadi adalah dua orang terdakwa dalam kasus itu. Gatot merupakan Kades Gedangsewu dua pereode yang jabatannya sudah berakhir sejak 2006 silam. 

Data yang dihimpun, kedua telah memungut secara liar pemohon ajudikasi yang jumlahnya mencapai 1.200 orang. Pungutan itu berkisar antara Rp 400 hingga Rp 1,5 juta per bidang. Sehingga kisaran dana yang diselewengkan mencapai Rp 400 juta.

Ajudikasi sendiri merupakan program sertifikasi massal. Program ini dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sehingga, para pemohon sertifikat dibebaskan dari segala beban biaya.

Ditambahkan Kholis, ia mendapat kabar jika kasasi Kejaksaan sudah dikabulkan dan sudah menghukum Gatot dan Nurhadi dengan hukuman penjara masing-masing 1 tahun dan denda Rp 50 juta. 

" Jika memang sudah divonis, kenapa sampai hari ini mereka berdua belum diekskusi. Ini yang akan kita pertanyakan," tanya Kholis. Warga yang akan datang berjumlah lebih dari 15 orang. Mereka mengatasnamakan Formag dan Siaga Sewu, akan bertolak ke Kantor Kejaksaan, mulai pukul 09.30 WIB. (nng)