I  
This is an example of a HTML caption with a link.
Home | Masyarakat

Warga Sekitar Air Terjun Ironggolo-Kediri Idap Asam Urat

Senin, 17 September 2012 - 22:42:43 WIB
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Masyarakat - Dibaca: 809 kali

Kediri,m8nTera=Kebanyakan masyarakat yang tinggal di sekitar tempat wisata Air Terjun Ironggolo di Desa Jugo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri mengidap penyakit asam urat dan sesak nafas. Mereka rata-rata sudah berusia diatas 40 tahun.

Data ini berhasil dihimpun oleh Padepokan Matahari Sehat Sehati Kediri melalui kegiatan sosial pengobatan massal gratis yang diselenggarakan di Dusun Besuki. Tepatnya, di rumah Ketua RT 02/RW 1 Sapari, Minggu (16/09/2012) siang hingga sore hari.

" Dari 74 orang pasien yang datang, didominasi oleh penderita penyakit asam urat dan sesak nafas. Mereka umumnya sudah berusia diatas 40 tahun," ujar Gus Atot, guru besar Padepokan Matahari Kedir.

Menurut Gus Atot, penyakit asam urat yang diidap warga, umumnya disebabkan oleh pola makan yang salah. Masyarakat banyak mengkonsumsi makanan dari jenis kacang-kacangan dan lemak, tanpa diimbangi oleh makanan bergizi dengan cukup vitamin

" Yang agak kontra itu adalah penyakit sesak nafas. Mestinya udara di pegunungan seperti ini bersih dan sehat. Tetapi kenyataanya, masyarakat justru banyak yang menderita penyakit sesak nafas. Saya rasa, karena faktor usia mereka," terang Gus Atot.

Beberapa penyakit lain yang juga diidap warga antara lain, darah tinggi, maag, kencing manis, dan gangguan penglihatan dan pendengaran. Selain itu, juga  beberapa penyakit kronis lainnya seperti, kangker kelenjar getah bening, kista dan tumor.

Tumirah (45) salah seorang penderita asam urat mengatakan, penyakit tersebut sudah menjangkitinya sejak tiga tahun silam. Ia merasakan nyeri pada kaki dan anggota badan lainnya seperti punggung dan pinggang. 

" Alhamdulillah, setelah diterapi, rasa sakitnya berkurang," ucap Tumirah, pasien dari Dusun Besuki tersebut, usai menjalani terapi pengobatan. Katanya, bantuan kesehatan dari pemerintah selama ini sangat minim. Oleh karena itu, dia sangat berterimakasih dengan adanya pengobatan alternativ gratis tersebut

Hal senada diungkapkan Sutrisno, Kepala Desa Jugo. Dia sangat mengapresiasi kegiatan pengobatan gratis yang dilakukan oleh para 'Ksatria Matahari', sebutan dari para tenaga terapis Padepokan Matahari Sehat Sehati Kediri.

" Warga masyarakat mengharapkan kegiatan pengobatan seperti ini. Jika kegiatan ini bisa digelar di kemudian hari, kami sangat senang," ujar kades yang juga mengidap penyakit asam urat tersebut. 

Pengobatan alternatif yang diselenggarakan Padepokan Matahari ini menggunakan penyaluran energi alam semesta kepada pasien. Penderita penyakit juga diberikan air penyembuhan yang sudah diberikan doa-doa. (nng)




Komentar : 0

Isi Komentar :

Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)