I  
This is an example of a HTML caption with a link.
Home | Pendidikan

Dana Insentif Pengajar Keagamaan Rp 2 M Tidak Cair

Kamis, 01 November 2012 - 19:12:05 WIB
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Pendidikan - Dibaca: 679 kali

Kediri,m8nTera=Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri tidak dapat mencairkan dana sebesar Rp 2 milyar untuk insentif pengajar keagamaan. Alasannya, Pemkot khawatir melanggar aturan tentang pemberian dana hibah.

 
“ Kami tidak bisa mencairkan dana untuk honor guru ngaji, guru sekolah minggu gereja dan pengajar keagamaan lainnya karena rawan bertentangan dengan hukum,” ujar Kabag Humas Pemkot Kediri, Hariadi, Rabu (31/10/2012)
 
Pemberian dana hibah dan bantuan social memang sudah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri No 32 tahun 2011. Pemkot bakal melanggar aturan ini jika memaksakan diri untuk mencairkan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tersebut.
 
Sesuai data, jumlah guru ngaji, sekolah minggu gereja dan pengajar keagamaan lainnya di Kota Kediri lebih dari 2.600 orang.Pemkot Kediri sebelumnya menjanjikan bakal memberi insentif kepada mereka masing masing Rp 150 ribu per bulan.
 
Dana insentif bagi para guru ngaji dan pengajar keagamaan. sebetulnya sudah dianggarkan sebelum terbit peraturan  menteri dalam negeri tentang pedoman pemberian dana hibah dan bantuan social. Tetapi karena keterlambatan proses pencairan, dana itu akhirnya batal terserap dan harus dikembalikan ke kas daerah (Kasda). (nng)




Komentar : 0

Isi Komentar :

Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)