I  
This is an example of a HTML caption with a link.
Home | Hukum & Kriminal

Paranormal Palsu Pengganda Uang Ditangkap Polisi

Kamis, 21 Februari 2013 - 16:17:27 WIB
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Hukum & Kriminal - Dibaca: 1840 kali

Kediri,m8nTera=Yulianto (35) dibekuk petugas Buru Sergap (Buser) Polres Kediri Kota, pasalnya terbukti melakukan penipuan dengan modus sebagai paranormal yang mampu menggandakan uang.
 
Penipu asal Kelurahan Bujel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri itu kini tengah mendekam di sel tahanan Mapolres Kediri Kota. Dari tangannya, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti. Antara lain, uang mainan pecahan ratus ribuan senilai Rp 9 juta, uang asli Rp 300 ribu, empat buah handphone (HP), empat buah KTP, STNK dan tiga buah ID Card jurnalis.
 
Dalam melakukan aksinya, Yulianto dibantu tiga orang temannya. Mereka, M. Ali Yakub (50) warga Jalan KH. Wahid Hasyim Gang I, Kelurahan Bandar, Kecamatan Mojoroto, Gatot Dwi Sosianwanto (43) warga Kelurahan Kemasan, Kecamatan Mojoroto dan Syamsudin (45) warga Desa/Kecamatan Semen. Ketiganya juga tidak luput dari sergapan polisi.
 
Kapolres Kediri Kota AKBP Ratno Kuncoro mengatakan, kesemua pelaku diamankan dari sekitar Jalan Hasyim As-Ary, Kelurahan Bandar, Kecamatan Mojoroto, setelah pihak kepolisian menerima sejumlah laporan dari masyarakat terkait aksi penipuan yang dilakukan para pelaku.
 
 “ Masing-masing pelaku memiliki peran sendiri-sendiri. Mereka, begitu terorganisir dan profesional,” ujar Kapolres AKBP Ratno Kuncoro, Rabu (20/02/2013)
 
Dalam menjalankan aksinya, para pelaku mendatangi rumah korbannya. Mereka mengaku, bisa menggandakan uang. Untuk meyakinkan korbannya, pelaku juga berdandan layaknya seorang kiai yaitu, memakai sorban berwarna putih yang diikatkan pada kepalanya.
 
Selain itu, pelaku juga membacakan mantra dengan dialeg bahasa dari daerah Banten. Mereka juga melakukan demonstrasi cara menggandakan uang Rp 7 juta menjadi Rp 500 juta. Kemudian dari nilai uang Rp 3 juta bisa berlipat menjadi Rp 100 juta
 
Seperti layaknya tukang sulap, pelaku merubah uang sedikit menjadi jutaan rupiah. Padahal uang tersebut, hanyalah uang mainan. Karena takjub, akhirnya banyak korban yang tertipu.
 
Yulianto, salah seorang tersangka mengaku, memiliki keahlian menipu dengan modus menggandakan uang secara sendiri. Dia menggunakan uang mainan yang didapat dari membeli di toko mainan.
 
“ Saya membeli uang maninan dari toko mainan. Satu bungkusnya berisi 10 lembar pecahan ratusan ribu rupiah hanya Rp 1.000,” aku Yulianto. Ditambahkan Yulianto, tiga orang temannya ikut membantu meyakinkan korban
 
Untuk memuluskan aksinya, ketiganya juga berkedok menjadi beberapa profesi. Antara lain, ada yang mengaku menjadi oknum wartawan, dengan peran membantu mengatasi persoalan korban. Lainnya mengaku dari Yayasan Perlindungan Konsumen dan seorang kiai.
 
Kepada polisi, pelaku mengaku, ID Card wartawan didapat dari memesan pada temannya. Kini, keempatnya masih terus dimintai keterangan polisi, untuk mengembangkan kasus penipuan yang mereka lakukan.
 
Polisi menjerat keempat pelaku dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan. Keempatnya terancam hukuman penjara selama empat tahun. (nng)