I  
This is an example of a HTML caption with a link.
Home | Hukum & Kriminal

Walikota Kediri Hanya Bersedia Diperiksa Polda Jatim

Senin, 08 April 2013 - 06:14:59 WIB
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Hukum & Kriminal - Dibaca: 1505 kali

Kediri,m8nTera=Penyidik Tipikor Polres Kediri Kota kembali gagal memeriksa Walikota Kediri Samsul Ashar terkait kasus dugaan korupsi Jembatan Brawijaya Kediri. Kegagalan penyidik, karena orang nomor satu di Kota Kediri itu sedang ada kegiatan di Jakarta.

Kasubbag Humas Polres Kediri Kota AKP Surono mengatakan, pihaknya sudah menerima surat pemberitahuan ketidak hadiran Walikota melalui tim kuasa hukumnya. Sehingga polisi akan menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap yang bersangkutan

Masih kata Surono, polisi memberikan kelonggaran kepada Walikota untuk memilik diperiksa di Polres Kediri Kota atau Polda Jawa Timur. Sebab, penanganan kasus Jembatan Brawijaya telah dialihkan ke Polda Jatim

Sementara itu, Tim Kuasa Hukum Walikota Kediri tidak percaya pada proses penyidikan yang dilakukan Polres Kediri Kota. Walikota hanya bersedia menjalani pemeriksaan di Polda Jatim, karena kasus itu memang sudah diambil alih Polda Jatim

" Keinginan Bapak (Walikota Samsul Ashar) diperiksa di Polda Jatim. Sebab, pemeriksaan di Polres Kediri Kota sudah tidak fair dan bernuansa kepentingan," ujar Ahmad Suryono dalam jumpa pers di salah satu rumah makan di Kediri.

Ahmad Suryono menambahkan, pengusutan kasus Jembatan Brawijaya memang sudah seharusnya dilakukan Polda Jatim. Pihaknya akan memenuhi panggilan pemeriksaan jika pemeriksaan dilakukan oleh Polda Jatim.
 
Sementara itu, sesuai jadwal Walikota seharusnya menjalani pemeriksaan, pada Kamis (04/04/2013) siang. Surat panggilan kepada Walikota telah dilayangkan beberapa hari lalu. Namun Walikota kembali tidak bisa hadir memenuhi panggilan. (nDol)