I  
This is an example of a HTML caption with a link.
Home | Hukum & Kriminal

Bobol Konter, 2 Pelajar MTs Nyaris Digebuki

Jumat, 10 Mei 2013 - 13:35:54 WIB
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Hukum & Kriminal - Dibaca: 1344 kali

Kediri,m8nTera=Dua orang pelajar salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kediri nyaris digebuki massa lantaran terbukti bobol konter handphone (HP) di pasar. Keduanya kini mendekam di sel tahanan Polres Kediri.

Atas perbuatannya, FB (17) warga Desa Kepuh, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri dan AD (16) warga Desa Tanon, Kecamatan Papar itu terancam hukuman penjara lebih dari lima tahun. Keduanya dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

Kepada penyidik, FB dan AD mengaku, nekat mencuri karena butuh uang untuk membeli jajan. Siswa kelas 3 itu kemudian merencanakan pencurian di konter HP milik Sumianto (33) warga Desa Ngino, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri

Kedua pelaku masuk ke konter setelah ditinggal pulang pemiliknya. Setelah berhasil mencongkel pintu konter, kemudian mereka menggasak barang-barang dagangan dengan taksiran total sekitar Rp 1,2 juta.

Apesnya, perbuatan FB dan AD sempat diketahui warga. Sehingga, begitu keluar dari konter, keduanya langsung ditegur. Awalnya mereka berkelit, tetapi setelah warga menemukan barang hasil curian, akhirnya mereka mengakui.

Warga yang geram hendak menggebuki kedua pelaku. Tetapi setelah mengetahui keduanya masih berstatus sebagai pelajar, warga memilih mengurungkan niatnya. Warga akhirnya menyerahkan keduanya ke Polsek Papar.

Berdasarkan hasil interogasi penyidik, ternyata mereka tidak hanya beraksi sekali. Sebelumnya mereka telah masuk ke toko milik Sukmadi (54) dan menguras isinya.

Kedua pelaku membawa kabur empat ekor burung berkicau serta 43 bungkus mie instan milik warga Desa Wonokerto, Kecamatan Plemahan itu.

" Karena pelakunya masih dibawah umur, kasus pencurian ini ditangani Unit PPA Polres Kediri. Keduanya tengah menjalani pemeriksaan secara intensif," ujar Kasubbag Humas Polres Kediri AKP Budi Nurtjahjo, Kamis (09/5/2013). (nng)