I  
This is an example of a HTML caption with a link.
Home | Politik

Inilah Teknis Pengambilan Nomor Urut Paslon Walikota Kediri

Minggu, 14 Juli 2013 - 16:27:04 WIB
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Politik - Dibaca: 663 kali

Kediri,m8nTera=Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri akan menggelar rapat terbuka pengambilan nomor urut pasangan calon walikota dan wakil walikota Kediri pereode 2014-2019 di Gedung IKCC Hotel Insumo Palace Jalan Urip Sumoharjo, Kota Kediri, Senin (15/7/2013) besok.

" Setelah menetapkan tujuh pasangan calon walikota dan wakil walikota Kediri, kemudian sesuai tahapan, hari ini KPU melaksanakan rapat pleno penetapan jumlah pemilih dan 15 Juli 2013 besok akan menggelar rapat pleno terbuka menetapkan nomor urut calon," ujar Anggota KPU Kota Kediri Kelompok Kerja (Pokja) Sosialisasi Zaenal Arifin, Minggu (14/7/2013)

Dosen Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri itu menjekasn, teknis pengambilan nomor urut calon sebagai berikut. 

" Teknisnya, pasangan calon kita undang untuk menghadiri rapat pleno terbuka. Kesempatan pertama, sesuai nomor urut kehadiran, mereka mengambil undian. Setelah itu, kemudian masing-masing pasalon, sesuai nomor urut kehadiran, kemudian mengambil nomor pasangan calon. Nanti terserah yang diambil mana, lalu ditunjukkan dan dibuka secara bersama-sama," jelas Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kediri.

Nomor urut masing-masing paslon, kemudian ditetapkan oleh KPU. Nomor tersebut tidak dapat ditukarkan dengan paslon lain. Sehingga paslon harus menerima setiap nomor urut yang telah diambilnya masing-masing.

Rapat pleno terbuka pengambilan nomor urut paslon akan disaksikan sedikitnya 300 orang. Mereka berasal dari keluarga seluruh paslon, tim sukses, partai politik (parpol) pengusung, dan 12 parpol peserta pemilu.

" Undangan yang kita sebar sekitar 300 lembar. Namun, estimasi kedatangan hingga dua kali lipat atau sebanyak 600 orang. Untuk mengantisipasi membeludaknya massa, akan ada sterilisasi. Hanya audien yang membawa undangan bisa masuk ke gedung," tegas wartawan senior Kediri.

Seperti telah diberitakan, tujuh paslon yang sudah ditetapkan KPU mengikuti Pilwali Kediri, 29 Agustus 2013 antara lain, dua paslon dari jalur independen Imam Subawi-Suparlan dan Kasiadi-Budi Raharjo.

Lima paselon dari jalur partai politik, Harry Muler-Ali Imron (HAI) dari ALP, Arifudinsyah-Sudjatmiko (Golkar dan Hanura), Bambang Harianto-Hartono (PDIP), Samsul Ashar-Sunardi (SAS) dari Partai Demokrat, PKB, PDS, PKS dan PKNU serta Abdullah Abu Bakar-Lilik Muhibah (PAN dan Gerindra). (nng)




Komentar : 0

Isi Komentar :

Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)