I  
This is an example of a HTML caption with a link.
Home | Hukum & Kriminal

Polda Jatim Selidiki Manipulasi Dukungan Pilwali Kediri

Selasa, 14 Januari 2014 - 12:53:12 WIB
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Hukum & Kriminal - Dibaca: 1261 kali

Kediri,m8nTera=Pilihan Walikota (Pilwali) Kediri, 29 Agustus 2013 lalu, ternyata meninggalkan persoalan. Pasangan calon walikota dari jalur independen Im Subawi dan Suparlan (MaPan) kini harus berurusan dengan pihak yang berwajib.

MaPan yang sudah dinyatakan lolos sebagai pasangan calon oleh KPU, diduga telah memanipulasi dukungan. Akibatnya, mereka dilaporkan ke Mabes Polri. Dan kini kasusnya dilimpahkan ke Polda Jawa Timur.

Informasi yang berhasil dihimpun, pasangan MaPan dilaporkan oleh warga yang merasa dirugikan, karena KTP-nya dicatut. Pelapor merasa tidak pernah memberikan dukungan, maupun menyerahkan KTP kepada pasangan MaPan.

Laporan itu diluncurkan korban atas nama Suparman, pada 18 Nopember 2013 lalu. Laporan dengan nomor S.Pgl/7224/XI/2013 itu kini dalam proses penyelidikan lebih lanjut

Menurut sumber, beberapa saksi sudah dipanggil oleh penyidik Polda Jawa Timur untuk dimintai keterangan terkait kasus tersebut. Diantaranya, Im Subawi, Suparlan, Gatut Sungkowono (ketua tim sukses MaPan) dan Ketua KPU Kota Kediri Agus Rofiq.

Saat dikonfirmasi, Gatut Sungkowono tidak menampiknya. Gatut mengaku, sekali dipanggil oleh Polda Jatim untuk dimintai keterangan terkait kasus itu.

" Benar saya telah dipanggil Polda Jatim untuk dimintai keterangan terkait laporan warga. Saya menjelaskan apa adanya, sesuai dengan pengetahuan dan kapasitas saya sebagai Ketua Tim Sukses MaPan," aku Gatut, Minggu (12/1/2014)

Pria asal Jl. Sersan KKO Usman Kelurahan Dandangan, Kota Kediri itu mengatakan, ia tidak tahu menahu soal indikasi pemalsuan dukungan sebagaimana laporan Suparman. Sebab, saat ia bergabung diangkat sebagai Ketua Tim Sukses MaPan, dukungan berupa KTP warga itu sudah menumpuk banyak.

" Siapa yang tanda tangan, aku tidak tahu. Karen masing-masing tim sudah mengumpulkan KTP itu dalam jumlah banyak. Tim dari pak Im Subawi sudah mengumpulkan KTP, begitu juga dengan pak Suparlan. Saya hanya terlibat pada bantu bantu administrasi dan pendaftaran ke KPU," terang Gatut

Perlu diketahui, KPU telah menetapkan pasangan MaPan sebagai salah satu pasangam calon walikota Kediri. KPU menganggap pasangan calon perseorangan itu telah memenuhi syarat dukungan yang ditetapkan KPU, setelah melalukan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual oleh PPS (Panitia Pemungutan Suara). (nng)