I  
This is an example of a HTML caption with a link.
Home | Hukum & Kriminal

Pasangan Kekasih Tertangkap CCTV Gasak Helm Pengunjung Kediri Mall

Selasa, 14 Januari 2014 - 13:05:17 WIB
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Hukum & Kriminal - Dibaca: 1851 kali

Kediri,m8nTera=Pasangan kekasih Alencena (22), mahasiswa Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri, warga Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri dan Dwi (19) warga Kelurahan Mrican, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri dibekuk petugas Unit Reskrim Polsek Kota Kediri. Keduanya terbukti telah mencuri helm milik pengunjung Kediri Mall.

Kanit Reskrim Polsek Kota Kediri, AKP Sucipto mengatakan, pelaku tengan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi tengan mengembangkan kasus tersebut, karena ditengarai ada tempat kejadian perkara (TKP) lain.

" Yang bersangkutan sedang kita mintai keterangan lebih lanjut," kata AKP Sucipto di Mapolsek Kota Kediri, Selasa (14/1/2014). Polisi mengamankan, satu buah helm INK warna merah milik korban, sebagai barang bukti

Mantan KBO Reskrim Polsek Kota Kediri itu menambahkan, penangkapan pelaku pencurian helm di Kediri Mall tersebut bermula, dari laporan Agustina Wulansari (20) mahasiswi asal Kelurahan Pakunden, Kota Kediri

Awalnya, Agustina memarkir sepeda motornya di tempat parkir Kediri Mall Kota Kediri di Jalan Hayam Wuruk, Kota Kediri. Ia kemudian meletakkan helm INK warna merah diatas spion sebelah kanan.

Alangkah terkejutnya korban. Karena saat hendak pulang, helmnya telah raib. Setelah mencari kesana kemari tidak mendapati helmnya, akhirnya korban memilih melapor ke kantor polisi. Polisi kemudian melakukan penyelidikan.

Menurut penuturan anggota Polsek Kediri Kota, pelaku tertangkap kamera CCTV Kediri Mall. Alencena dan pacarnya pun kemudian diburu petugas. Akhirnya mereka berhasil dibekuk petugas bersama barang bukti helm.

Alencena ketika dikonfirmasi mengakui perbuatannya. Mahasiswa semester delapan UNP Kota Kediri itu juga mengakui, telah melakukan aksi yang sama di kawasan parkir kampusnya. Tetapi, ia menyebut rekan sesama pencuri itu berjumlah banyak. (nng)