I  
This is an example of a HTML caption with a link.
Home | Hukum & Kriminal

Polisi Lepas Pasangan Kekaksih Maling Helm

Rabu, 15 Januari 2014 - 12:25:42 WIB
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Hukum & Kriminal - Dibaca: 2086 kali

Kediri,m8nTera=Polsek Kota Kediri akhirnya melepaskan pasangan kekasih Alansena (22) mahasiswa Univeritas Nusantara PGRI (UNP) Kediri dan Dwi (19) karyawati Pasar Raya Sri Ratu Kediri, pencuri helm yang sudah enam kali beraksi. Polisi berdalih tunduk pada Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 02 Tahun 2012, karena nilai kerugian dibawah Rp 2,5 juta.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Abraham Sisik mengatakan, meskipun tidak menahan pelaku, tetapi kasus hukumnya tetap dilanjutkan. Selain itu, Kapolsek meminta kedua pelaku absen ke Mapolsek Kota Kediri, setiap satu minggu sekali. " Berdasarkan per MA Nomor 2 Tahun 2012, pelaku tindak pidana pencurian dengan kerugian materi dibawah Rp 2,5 juta, tidak dilakukan penahanan," ujar Kompol Abraham Sisik, Rabu (15/12014)

Mantan Kapolsek Semen itu menambahkan, pihaknya telah memanggil kedua orang tua para pelaku ke Mapolsek Kota Kediri. Polisi kemudian menyerahkan kembali keduanya untuk dilakukan pengawasan di rumah. Tetapi, apabila dikemudian hari, mereka mengulangi perbuatannya, Kapolsek berjanji akan menjebloskan mereka ke dalam penjara.

Perlu diketahui, Peraturan Mahkamah Agung (Perma) No 2 Tahun 2012 Tetang Penyesuaian Batasan Tindak Pidana Ringan dan Jumlah denda dalam KUHP masih menjadi pro dan kontra. Peraturan baru tersebut berpotensi disalahgunakan oknum penyidik kasus tindak pidana umum yag dilaporkan msyarakat. Hal itu dimungkinkan karena belum maksimalnya sosialisasi tentang adanya batasan perkara pidana ringan yang dikenakan kepada terlapor apabila nilai barang atau uang yang jadi pokok perkara tidak lebih dari Rp 2,5 juta

Kekhawatiran itu disampaikan oleh Ketua LSM Montera Kediri, Andhi Mahfudi. Menurutnya, pelaksanaan Perma 2 Thun 2012 berupa tidak adanya spesifikasi tentang tipiring yang diperbuat pelaku. Padahal dalam KUHP sudah diatur bahwa kejahatan bisa dijerat hukum penjara. " Apalagi jika pelaku sudah berkali-kali melakukan perbuatan yang sama, mestinya menjadi pertimbagan tersendiri bagi kepolisian," tegas Andhi Mahfudi.

Sebagaimana diberitakan, sepasang kekasih Alansena dan Dwi diamankan polisi setelah mencuri helm milik pengunjung Kediri Mall Kediri. Kedua pelaku digiring keMapolsek Kota Kediri dengan barang bukti satu buah helm merk INK warna merah. Sementara itu, dari hasil pemeriksaan, pelaku sudah melakukan ksi serupa sebanyak enam kali. Tiga kali di parkiran Kediri Mall dan tiga kali di parkiran Kampus UNP Kediri. (nng)