I  
This is an example of a HTML caption with a link.
Home | Politik

KPU Kabupaten kediri Kekurangan Ribuan Bilik Dan Kotak Suara

Jumat, 17 Januari 2014 - 19:53:32 WIB
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Politik - Dibaca: 612 kali

Kediri,m8nTera=Meski pemilihan umum legislative (Pileg) kurang dua bulan lagi, logsistik masih ada kekurangan. Sperti yang dialami Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri yang mengaku kekurangan bilik dan kota suara untuk kebutuhan Pileg 9 April mendatang. Kekurangan ini akibat bertambahnya jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang hampir mencapai dua kali lipat.
 
Pada pemilu legislative sebelumnya, yakni pada tahun 2009, jumlah TPS di kabupaten Kediri hanya berjumlah 2.548 TPS. Namun pada pemilu legislative tangal 9 April mendatang jumlah itu membengkak hingga mencapai 4.203 TPS. Sehingga mengalami peningkatan jumlah TPS sebesar 1.655 TPS.
 
Anggota komisioner KPU Kabupaten Kediri Sempu Dwi Sasongko menyatakan, pada setiap TPS membutuhkan bilik dan kota suara sebayak 4 buah. Disamping itu, pada masing-masing PPS di setiap desa, serta pada setiap PPK di masing-masing kecamatan juga membutuhkan 4 buah kota suara. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan itu, Sempu mengatakan, pihaknya harus menyediakan 16.812 bilik suara dan 18.296 kota suara. “Untuk pemilu legislative 9 April mendatang, jumlah TPS meningkat cukup banyak, dari 2.548 TPS menjadi 4.203 TPS. Sehinga kebutuhan bilik dan kota suara juga meningkat,” ujar Sempu, Jum’at (17/1).
 
Akan tetapi menurut Sempu, saat ini di KPU Kabupaten Kediri hanya tersedia sekitar 14.851 bilik suara dan 16.683 kota suara yang masih dianggap layak pakai. Sehingga KPU Kabupaten Kediri mengalami kekurangan sebesar 1.961 bilik suara serta 1.613 kota suara. “Kekurangan bilik dan kota suara memang cukup banyak. Disamping karena jumlah TPSnya meningkat, jumlah bilik dan kota suara lama yang masih layak pakai sangat kurang. Karena barang-barang itu sudah dipergunakan untuk tujujh kali event politik jadi wajar jika ada beberapa yang rusak,” lanjut Sempu.
 
Untuk menambah kekurangan bilik dan kota suara itu, sempu mengatakan pihaknya sudah mengajukan permintaan ke KPU Jatim untuk segera menyediakannya. Pasalnya, menurut Sempu pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk menyediakan perangkat pemilu tersebut. “Tender pengadaan bilik dan kota suara merupakan kewenangan KPU Provinsi, kita hanya mengusulkan saja. Dan kita sudah mengsulkan, mudah-mudahan paling tidak bulan Maret mendatang sudah dikirim,” jelasnya.(iF)




Komentar : 0

Isi Komentar :

Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)