I  
This is an example of a HTML caption with a link.
Home | Hukum & Kriminal

Curi Pakaian, Reseller Perempuan Dikecrek

Selasa, 21 Januari 2014 - 21:55:47 WIB
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Hukum & Kriminal - Dibaca: 1132 kali

Kediri,m8nTera=Bella Asaria Dewi (23) warga Jalan Kahuripan No 1 RT 026 / RW 004 Kelurahan Semampir, Kota Kediri, Jawa Timur harus berurusan dengan pihak yang berwajib. Pasalnya, Bella kepergok mencuri beberapa potong pakaian di Toko Dewi Risky, Dusun Bangsongan, RT 22 / RW 05 Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.

Bella kini harus mendekam di sel tahanan Polsek Mojo. Dari tangan pelaku diamankan, sembilan potong pakaian, satu buah jaket hitam, satu buah ATM BCA Cabang Padang Sumatera Barat, satu buah HP Blackberry Onyx 2 warga putih, satu unit sepeda motor Suzuki Hayate AG 2634 BV, sembilan resi pengiriman barang berupa pakaian.

Data yang diperoleh dari Polres Kediri Kota menyebutkan, pencurian terjadi, pada Senin (20/1/2014) sekitar pukul 11.30 WIB. Awalnya, Dewi Masuroh, pemilik toko tengah menunggu tokonya didatangi oleh pelaku yang hendak mengambil barang pesanan. Korban sudah menaruh curiga, karena barang dagangannya sering hilang. 

Lalu, korban meminta Muhammad Risky Dian, suami korban dan Binti Aswida, ibu korban mengawasi pelaku. Barang-barang pesanan itu memang sudah dipersiapkan korban. Kemudian pelaku mengambil barang pesanan itu. Merasa tidak ada yang mengawasi, pelaku juga memasukkan barang-barang korban ke dalam kantong plastik warna merah lalu memasukkan ke dalam jaket kain warna hitam.

Pelaku tidak sadar jika aksinya dilihat oleh suami dan ibu korban dari kejauhan. Saat melangkah keluar toko, ia langsung dihentikan oleh korban. Tentu saja, pelaku terkejut. Apalagi ketika korban mengecek barang bawaan pelaku. Ternyata benar, barang-barang milik korban telah diambil dan dimasukkan ke dalam kantong plastik. Selanjutnya, korban menyerahkan pelaku ke Polsek Mojo

Kasubbag Humas Polres Kediri Kota AKP Siswandi mengatakan, pelaku sedang dimintai keterangan lebih lanjut. Pihaknya akan mengembangkan kasus itu, karena pelaku mengakui, sudah berulang kali beraksi. Petugas mendesak pelaku menunjukkan penadah barang hasil curian, untuk dilakukan penangkapan.

" Pelaku kita jerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Pelaku dapat diancam hukuman penjara selama tujuh tahun. Kini kasusnya dalam pengembangan lebih lanjut," ujar AKP Siswandi, Selasa (21/1/2014). Sementara itu, akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian hingga Rp 9 juta. (nng)