I  
This is an example of a HTML caption with a link.
Home | Hukum & Kriminal

Tiga Tahun Buron, Koruptor Obat Diringkus

Kamis, 27 Februari 2014 - 09:03:32 WIB
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Hukum & Kriminal - Dibaca: 1359 kali

Kediri,m9nTera=Tiga tahun menjadi buron, Dian Nurwahyuni (59) terpidana kasus dugaan korupsi pengadaan obat-obatan dan alat kesehatan habis pakai di Rumah Sakit (RS) Kusta Kediri, Jawa Timur tahun 2006 akhirnya berhasil diringkus.

Pemilik Apotik Dianita di Jalan Dr. Sutomo RT 02 RW 01 Desa Sukorejo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri itu dibekuk Tim Kejaksaan Negeri Kediri bekerjasama dengan Kejaksaan Agung RI dan Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Sleman DIY Jogjakarta di tempat persembunyiannya di Kabupaten Sleman.

" Tadi malam, Kejaksaan Kediri bekerjasama dengan Kejaksaan Sleman menangkap buron narapidana (Dian Nurwahyuni) yang seharusnya dieksekusi pada Desember 2011 lalu. Tetapi yang bersangkutan melarikan diri, dan tadi malam kita tangkap," ujar Kepala Kejaksaan Negeri Kediri Amiek Mulandari, Kamis (27/2/2014) pagi.

Dijelaskan Amiek, terpidana Dian menjadi rekanan atau penyedia barang RS Kusta telah bekerjasama dengan narapidana lain melakukan mark up pengadaan obat-obatan habis pakai dan alat kesehatan. Mereka, dr Ermanadji MM dan Jembor Sugeng Waluyo Apt MARS.

Nilai keseluruhan barang yang hanya Rp 34.121.775, dimark up menjadi Rp 78.557.150. Sehingga mengakibatkan kerugian Negara sebesar Rp 35.210.834.

Masih kata Amiek, berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI Nomor : 335 K/Pidsus/2010 tanggal 12 Agustus 2010, terpidana dr Ermanadji, Drs. Jembor Sugeng Waluyo Apt MARS dan Dian Nurwahyuni secara syah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersam-sama. Sehingga ketiganya dijatuhkan hukuman penjara masing-masing 1 tahun.

Terpidana dr Ermanadji dan Drs Jembor Sugeng telah menjalani pidana penjara sejak 22 Desember 2011. Sedangkan terpidana Dian Nurwahyuni melarikan diri sejak 2011 lalu. Yang bersangkutan dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 10 Januari 2012 lalu. (nng)