I  
This is an example of a HTML caption with a link.
Home | Hukum & Kriminal

Sambut Positif Penundaan Pencairan Dana Bansos

Kamis, 27 Maret 2014 - 16:33:32 WIB
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Hukum & Kriminal - Dibaca: 1275 kali

Kediri,m9nTera=Komisi C DPRD Kota Kediri menyambut positif munculnya surat edaran dari Komisi pemberantasan korupsi (KPK) agar Pemerintah Daerah  berhati-hati melakukan pencairan hibah bansos sebelum pemilu legislative. Sebab, anggaran hibah bansos di Kota Kediri yang nilainya milyaran rupiah itu, bisa diselewengkan dengan modus pencitraan.
 
Anggota Komisi C DPRD Kota Kediri Yudi Ayubchan mengatakan, Pemkot Kediri sejauh memang belum mencairkan hibah bansos. Selain belum ditandatangani kepala daerah, lambatnya pencairan hibah bansos juga dikarenakan adanya surat edaran dari KPK itu. “Memang hingga saat ini pencairan hibah bansos belum ditanda tangani kepala daerah. Selain itu, juga munculnya surat edaran dari KPK itu,” ujarnya, Kamis (27/3).

Masih kata Yudi Ayubchan, penundaan pencairan hibah bansos ini selain bersifat positif karena rawan penyelewengan. Namun,  disisi lain, pihaknya juga khawatir, jika ditunda terlalu lama, maka masyarakat yang dirugikan, karena tidak segera merasakan manfaatnya  dan dikhawatirkan anggaran sebesar itu tidak bisa terserap. “Hibah bansos memang merupakan hak masyarakat. Jika ditunda, lagi-lagi masyarakat yang dikorbankan,” ujarnya.
 
Namun demikian, pria yang baru lulus menempuh S-2 jurusan hokum ini, tetap memperingatkan kepada eksekutif agar berhati-hati jika nantinya dilakukan pencairan. Sebab, jika salah sasaran bisa berurusan dengan hokum. “Jika pun nanti bisa dicairkan, pemkot harus benar-benar selektif. Agar tidak terjadi permasalahan hokum dikemudian hari,” harapnya.
 
Untuk diketahui, hibah bansos di Kota Kediri nilainya milyaran rupiah. Bahkan menurut informasi, seorang anggota DPRD mendapatkan jatah hibah bansos senilai Rp 100 juta berupa sembako untuk diserahkan ke masyarakat. (rif)